KEARIFAN LOKAL MASYARAKAT ADAT DALAM PENGELOLAAN HUTAN DI PULAU WANGI-WANGI

Rahayu Salam

Abstract


Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan kearifan lokal dalam pengelolaan hutan Kaindea dan fungsinya bagi masyarakat di Pulau Wangi-Wangi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara, kajian pustaka, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hutan Kaindea di Pulau Wangi-Wangi menyebar pada dua adat. Fungsi ekologis, sosial-budaya dan ekonomi masih baik, sementara hutan Kaindea di wilayah adat Wanci telah berubah, dari segi pengelolaan lahan. Pengelolaan
hutan Kaindea secara umum didasarkan pada aturan adat. Kesimpulan dari tulisan ini bahwa pengelolaan hutan Kaindea memiliki fungsi ekologi, ekonomi dan sosial budaya. Sehingga, hal itu menunjukkan bahwa kebijakan konservasi dan transformasi hutan rakyat, terlindungi dengan adanya kearifan lokal.


Keywords


kearifan lokal; masyarakat adat; pengelolaan hutan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v8i1.109

Refbacks

  • There are currently no refbacks.