PERAN PAPPALELE PADA MASYARAKAT NELAYAN DI DESA TAMASAJU KABUPATEN TAKALAR

Raodah Raodah

Abstract


Masyarakat nelayan di Desa Tamasaju mengenal pappalele sebagai pemilik modal sekaligus sebagai pemimpin dalam kelompok nelayan, anggotanya terdiri atas pinggawa dan beberapa orang sawi. Status pappalele diperoleh seseorang karena perannya dalam memodali usaha penangkapan ikan dan menyediakan segala kebutuhan kelompok nelayan, mulai dari perahu, kapal, mesin, alat tangkap, hingga biaya operasional selama melaut. Hubungan kerja sama yang melibatkan pencari ikan dengan pappalele mengacu pada norma-norma sosial yang disepakati bersama. Perjanjian kerja dilakukan secara lisan, tanpa saksi, dan tanpa batasan waktu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami peran pappalele pada masyarakat nelayan di Desa Tamasaju. Penelitian ini bersifat deskriftif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui pengamatan, wawancara dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pappalele mempunyai beberapa peran dalam aktivitas kenelayanan, meliputi peran dalam lembaga ekonomi nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), peran dalam pemasaran hasil tangkapan nelayan, peran sebagai pemimpin kelompok nelayan, dan peran dalam pembagian hasil kerja sama.

Keywords


Pappalele; pinggawa; sawi; masyarakat nelayan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v8i2.127

Refbacks

  • There are currently no refbacks.