PERAN ISTRI NELAYAN DALAM MENUNJANG EKONOMI KELUARGA DI KELURAHAN BONTO LEBANG KABUPATEN BANTAENG

Ansaar Ansaar

Abstract


Dalam kehidupan rumah tangga nelayan, peran seorang istri sangat penting karena selain bertanggung jawab mengurus rumah tangga dan keluarga, juga dituntut untuk melakukan pekerjaan adaptif agar ekonomi keluarga tetap bertahan. Materi tulisan ini diambil dari hasil penelitian dengan menggunakan teknik pengumpulan data dan wawancara untuk koleksi data primer dan koleksi data sekunder, berupa data resmi dari kantor desa dan kecamatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang dan alasan istri nelayan, khususnya di Kampung Kaili, untuk bekerja; dan menganalisis atau menggambarkan peran dan aktivitas istri nelayan dalam menunjang ekonomi keluarga di Kelurahan Bonto Lebang, Kabupaten Bantaeng. Penelitian yang dilakukan termasuk tipe penelitian deskriptif-kualitatif, dengan subjek penelitian adalah istri nelayan. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor yang melatarbelakangi istri nelayan melibatkan diri dalam kegiatan produktif adalah kondisi pendapatan suami sebagai nelayan tidak menentu, musim paceklik yang kadang berlangsung lama, dan pengeluaran keluarga nelayan dalam sebulan yang jumlahnya seringkali lebih besar dari pada pendapatannya. Peran istri nelayan dalam menggerakkan ekonomi keluarga berupa berdagang barang-barang kebutuhan pokok untuk keperluan sehari-hari, mengikat bibit rumput laut, menyiapkan jasa menjahit, mencuci pakaian dengan upah tertentu, dan lain-lain.

Keywords


peran istri nelayan; ekonomi keluarga; rumah tangga

Full Text:

PDF

References


Abbas, Nurhasna dkk. 2004. Gender dan Peran Perempuan dalam Rumah Tangga Nelayan Komunitas Kel. Dufa-Dufa Kota Ternate Utara. http://jjfoundation.wordpress.com/yang-saya- tulis/genderdan-peran-perempuan-dalam-rumahtangga-nelayan-komunitas-kel-dufa-dufakota-ternate-utara/

Abdullah, Irwan. 2006. Konstruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Andayani, Trisna.2006 Perubahan Peranan Wanita Dalam Ekonomi Keluarga Nelayan Di Desa Percut Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli.

Arifin, Ansar. 2013. Perangkap Kemiskinan dan Kekersan Struktural di balik Relasi Kerja Pinggawa Sawi. Jakarta: Orbit http://www.geocities.com/ konferensinasionalsejarah/trisna_handayani.pdf Diakses 7 sept 2009

Damayanti, Yosi. 2009. Tiga Peran Rangkap Perempuan Nelayan.Studi Pada Keluarga Nelayan di lingkungan Kapuran

Kelurahan Pasar Madang Kecamatan Kotaagung Kabupaten Tanggamus. http://skripsi.unila.ac.id/wp-content/uploads/2009/07/TIGA-PERANRANGKAP-PEREMPUAN-NELAYAN.pdf

Ismail, Arifuddin. 2007. Religi Manusia Nelayan Masyarakat Mandar. Makassar: Indobis Rekagrafis.

Kusnadi. 2007 (cetakan ke-2). Konflik Sosial Nelayan. Kemiskinan dan Perebutan Sumber Daya Alam. Yogyakarta: LkiS

Kusnadi, dkk. 2006. Perempuan Pesisir. Yogyakarta: LkiS.

Mulyadi. S. 2005.”Ekonomi Kelautan”.Jakarta :PT Grefindo Persada

Sanatang. 2006. Peranan Perempuan Dalam Ekonomi Rumah Tangga. Studi Kasus Istri Nelayan di Kelurahan Sumpang Minangar

Kota Parepare. Tesis. Makassar: Program pascasarjana Universitas Hasanuddin.

Sastropoetro, Santoso. 1988. Partisipasi, Komunikasi, Persuasi dan Disiplin dalam Pembangunan Nasional. Bandung: Alumni.

Satria, A. 2002. Pengantar Sosiologi Masyarakat Pesisir. Jakarta: PT Pustaka Cidesindo.

Sumarto, Hertifah Sj. 2009. Inovasi, Partisipasi, dan Good Govermance: 20 Prakarasa Inovatif dan Partisipatif di Indonesia.

Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Tilaar, H.A.R, 1997. Pengembangan Sumber Daya Manusia Dalam Era Globalisasi. Jakarta: PT.Grasindo.

Ulhaq, Muhammad Zia. 2008. Kehidupan perempuan pesisir pantai di Pulau Bawean. www.bawean.info.

Winardi. 2002. Motivasi dan Pemotivasian dalam Manajemen. Jakarta: PT.Grafindo Persada




DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v9i1.19

Refbacks

  • There are currently no refbacks.