BERAS SEBAGAI KOMODITI UTAMA DALAM PERDAGANGAN MARITIM DI MAKASSAR

Sritimuryati Sritimuryati

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat keterlibatan Kerajaan Gowa-Tallo dalam lintas perdagangan maritim sebagai pelabuhan transito. Runtuhnya Selat Malaka mengantarkan Kerajaan Gowa-Tallo sebagai kerajaan terbesar di wilayah timur Indonesia. Penelitian ini mengunakan metode penelitian sejarah, yaitu menelusuri dokumen-dokumen dan studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa komoditas utama kerajaan Gowa- Tallo adalah beras yang disuplai dari Maros dan Sumbawa untuk kemudian ditukarkan dengan rempah-rempah di Maluku. Sebelum mengenal sistem pembayaran dengan menggunakan uang, diterapkan sistem barter. Beras dan barang lainnya yang dibeli di pelabuhan bagian barat oleh pedagang Bugis-Makassar dijual secara barter dengan rempah-rempah. Penukaran secara barter ini didasarkan pada perbandingan kesatuan yang telah ditetapkan oleh kedua belah pihak.

Keywords


Perdagangan; Beras; Makassar

Full Text:

PDF

References


A. Kraan Van der. 1976. Lombok: Conques, Colonisation and Undersevelopment. Singapore: Heinemann.

Antony Reid. The Rise of Makassar. Dalam RIMA 1983.Vol 17. hal . 117; H. A. Sutherland, “ Eastern Emporium and Company Town:

Trade and Society in Eighteenth- Century Makassar” dalam Frank Broeze,ed. Brides of the Sea: Port Cities of Asia From the 16tth17th Centuries ( Kensington: New South Wales University Press, 1989) , hal 98.; Edward Lamberthus Poelinggomang, Proteksi dan Perdagangan Bebas Kajian Tentang Perdagangan Makassar pada

Abad ke-19. Academisch Proefschrift Vrije Universiteit. Amsterdam 1991.

Anthony Reid. 1998. Dari ekspansi hingga krisis: Jaringan Perdagangan Global Asia Tenggara 1450-1680 Jilid II Terjemahan.

Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Anthony Reid, 1988. Southeast Asian the Age of Commerce, Vol.I: the Land Below the Winds. New haven & London: Yale University Press.; Asia Tenggara dalam Kurung Niaga 1450-1680, Jilid I Jakarta: Yayasan Obor 1992.: Southeast Asia in the Age of Commerce, Vol.II. Expansion and Crisis. New haven & London: Yale

University Press 1993.

Anwar, Muhammad Vibrant.1993. Terbentuknya Kota Pelabuhan Makassar:studi kasus tonggak awal pembentukan kota Makassar

pada masa Kerajaan Gowa tahun 1510- 1653. Jakarta: Skripsi Fakultas Sastra Universitas Indonesia.

Bambang, Poerwanto. 1992. “From Dusun to Markt: Native Rubbert Cultivation in Southeast Sumatra, 1890-1940”. Dessertation at the School o Oriental and African Studies.

Buchter, J. & Dick, Howard W. Ed. 1993. The Rise and Fall of Revenue Farming: Business elites and the Emergence of the Modern State in Southeast Asia. London: macmillan.

Clemens, A.H.P & Lindblad J.Th.1989. Het Belang van de Buitengewesten Economische Expansie en Koloniale Staatsvorming in de Buitengewesten van Nederlands Indie. 1870-1942, Amsterdam: Neha.

Dick, Howard W. 1993. “Indonesian Economic History Inside Out, Review of Indonesian and Malasian Affairs” (RIMA). Vol 27. 1993 Lihat Pula Singgih Sulistiyono The Java Sea Network: Patterns In The

Development of Integteregional Shipping an tarade in the Process of National Economic integration in Indonesia 1870-1990. Proefschrift. Leiden Universsity 2003.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Sulawesi Selatan. 2000. Ensiklopedia Sejarah Sulawesi Selatan Sampai Tahun 1905. Makassar: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Sulawesi Selatan.

Hall. Kenneth R. 1985. Maritime Trade and state Development in the Early South East Asia. Honolulu. University of Hawai Press.

Heersink, Christiaan.G. 1995, “The Green Gold of Selayar A Socio Economic History of an Indonesia Coconut Island C. 1600 –1950: Perspectives from a Periphery” Academisch Proefschrift tererkrijging

van de Graad van Doctor Aan de Vrije Universiteit te Amsterdam.

Humas Pemkot Makassar. 2007. Menguak Kebesaran Sejarah Makassar. Makassar: Pemda Makassar.

Jeroen, Touwen. 1964. Extremes in the Archipelago: Trade and economic development in the Outer Islands of Indonesia, 1900-1942. Leiden University.

Jeroen, Touwen. 2001. Estremes in the Archipelago Trade and Economic development in the Outer Island of Indonesia 1900-1942, Leiden KITLV. Press.

Lapian, A.B.. 2008. Pelayaran dan Perniagaan Nusantara Abad ke-16 dan 17, Jakarta: Komunitas Bambu.

Leur, J. C. van . 1960. Indonesian trade and society Lessays in asian social and economic history. Bandung: Sumur Bandung.

Lindblad, J.Th. 1989. “Economic Growth in the Outher Island, 19191940”, Holland:New Challenge

Lindblad, J.Th. 1989 Het Belang van de Buitengewesten: Economische Expansie en Koloniale Staatsvorming in de Buitengewesten van Nederlands- Indie, 1870-1942. Amsterdam: Neha.

Madjid. Muhammad Saleh. Tanpa tahun. Ekspansi Politik Kerajaan Gowa-Tallo Terhadap Kerajaan Bima Abad XVII. Makassar: Universitas Negeri Makassar.

Mulya. Lilliyana. Tanpa tahun. Jurnal Kebijakan Maritim di Hindia Belanda Langkah komersil pemerintah Kolonial.

Nukma. Usman. 2008. Makassar Pesona Dunia. Pemkot Makassar :Pelita Pustaka.

Nur, Nahdia.“Perdagangan Beras di Makassar

Awal Abad XX”, Lembaran Sejarah.

Reid, Anthony. 2011. Asia Tenggara dalam Kurun Niaga 1450-1680, Jakarta: Yayasan Obor Indonesia

Roelofsz, Meilink 1969. Asian Trade and European Influence in the Indonesian Archipelago between 1500 and about 1630. The Hague, Nijhoff.

Rochayati. Siti. 2010. Jatuhnya Benteng Ujung Pandang Makassar Pada Belanda VOC. Surakarta: skripsi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Sebelas Maret.

Schrieke, B.O.. 1955. Indonesian Sociological Studies, Bandung: The Hague.

Stapel, F.W. 1922. Het Bongaais Verdrag. Leiden: Rijksuniversiteit Leiden, Disertasi.

Stoler.A.L.1985. Capitalism and Confrontations in Sumatra’s Plantation Belt, 1870-1979 (New haven: Yale University Press.

Tracey, James D. 1991. “Introduction” dalam id. (ed.), The Political Economy of Merchant Empires: State Power and World Trade 1350-1750, USA: Cambridge University Press.

Van Leur, 1960. Indonesian Trade and Society: Essays in Asian Social and Economic History. Amsterdam: The Royal Tropical Institute.

Wibawa. Mualim Agung. 2011. Peranan Kerajaan Gowa Dalam Perniagaan Abad ke XVII. Jakarta: Skripsi Jurusan Sejarah

dan Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam negeri Syarif Hidayatullah.

Wie, Thee. Kian. 1977. “Plantation Agriculture and Esport Growth: An Economic History of East Sumatra, 1863-1942” .1977. Jakarta: LEKNAS-LIPI.




DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v9i1.26

Refbacks

  • There are currently no refbacks.