STRATEGI ADAPTIF DAN JARINGAN SOSIAL MIGRAN FLORES DI KOTA MAMUJU PROVINSI SULAWESI BARAT

Raodah Raodah

Abstract


Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang menjelaskan dan mendeskripsikan strategi adaptif migran Flores di Kota Mamuju untuk tetap bertahan hidup di perantauan. Banyak orang Flores melakukan migrasi ke provinsi lain di Indonesia untuk mencari pekerjaan agar dapat meningkatkan taraf hidup keluarganya. Keterbatasan lapangan pekerjaan dan sumber daya alam yang kurang potensial di daerah asal menyebabkan mereka bermigrasi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan dan diskusi terpumpun (Focus Group Discussion/FGD). Dari hasil penelitian, diketahui bahwa migran Flores dengan daerah tujuan Kota Mamuju berasal dari berbagai kabupaten yang ada di Pulau Flores. Kedatangan mereka pada umumnya memanfaatkan jaringan sosial melalui hubungan kekerabatan, pertemanan, kerukunan masyarakat Flores, dan tetangga yang sudah terlebih dahulu bermukim di Kota Mamuju. Di daerah tujuan, mereka menerapkan strategi adaptif sosial dan ekonomi. Strategi adaptif sosial meliputi mempertahankan sikap sosial dan menghindari konflik, menjalin komunikasi antaretnik, membangun solidaritas, dan sebagainya. Sementara itu, strategi adaptif ekonomi meliputi bekerja di sektor jasa, menjadi penjaga toko, pembantu rumah tangga, dan karyawan perhotelan. Migran usia muda melakukan migrasi untuk melanjutkan pendidikan sambil bekerja. Bentuk strategi adaptif sosial dan ekonomi tersebut dinilai cukup efektif oleh migran Flores.

Keywords


Migrasi; migran Flores; strategi; adaptif

Full Text:

PDF

References


Elfira, Devita. 2013. “Strategi Adaptasi Transmigrasi Jawa di Sungai Beremes: Studi Etnosains Sistem Pengetahuan Bertahan Hidup. Jurnal Sosiologi Volume I no.1

Faisal, 2004. Adaptasi Migran Bugis Terhadap Masyarakat Mandar di Kabupaten Mamuju. Laporan Hasil Penelitian Sejarah dan Nilai Tradisional Sulawesi Selatan dan Tenggara. Balai Kajian Sejarah dan

Nilai Tradisional Makassar. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.

Fajrina, Adlia. 2016. Adaptasi Masyarakat Palembang di Tanjung Balai Karimun. Jurnal JOM FISIP. Vol.3 No.1 Pebruari 2016.

Haryono, Tri Joko.S, 2007. Jaringan Sosial Migran Sirkuler: Analisis tentang Bentuk dan Fungsi. Surabaya : Journal Universitas Airlangga. Vol. 20 no.2

Irfan M, 2007. Jaringan Sosial dan Perkembangan Usaha Pedagang Kaki Lima (Studi Kasus di Kalangan Pedagang Kaki Lima Minangkabau, Pasar Kebon Kembang, Bogor).Skripsi. Bogor : Institut Pertanian Bogor.

Moeloeng, L. J.2001. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Lampe Munsi. 1989, Strategi Adaptif Nelayan Madura Dalam Kehidupan Ekonomi Perikanan Lautnya. (Tesis)

Rejksuniversiteit te Leiden Nederland. Putra, Ahimsa. 1988. Minawang Hubungan Patron Klien di Sulawesi Selatan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Safitri, Yessi Marga dan Wahyuni Ekawati

Sri. 2013. “Jaringan Sosial dan Strategi Adaptasi Tenaga Kerja Migran Asal Lampung Di Desa Jayamukti Kecamatan Cikarang Pusat Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Sodality Jurnal Sosiologi Pedesaan Volume 1 Nomor 1 April 2013.Hlm 64-77.

Safrida, 2008. Dampak Kebijakan Migrasi Terhadap Pasar Kerja dan Perekonomian Indonesia. (disertasi). Bogor: Sekolah Pasca Sarjana Institut Pertanian.

Sofia Vila Safitri, 2018. Migrasi Suku Flores Di Kota Jambi 1921-2013. (Skripsi). Program Studi Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya

Universitas Jambi

Todaro, M.P. 1998. Pembangunan Ekonomi

di Dunia Ketiga. Terjemahan. Jakarta:

Erlangga.




DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v9i1.27

Refbacks

  • There are currently no refbacks.