STRATEGI BERTAHAN HIDUP: MASYARAKAT PESISIR SUKU BAJO DI KABUPATEN KOLAKA UTARA

Sam'un Mukramin

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi bertahan hidup masyarakat pesisir suku Bajo di Desa Sulaho, Kabupaten Kolaka Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi partisipasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi bertahan hidup mereka berupa (1) relasi aktif, dan (2) relasi pasif. Relasi aktif adalah hubungan proses sosial yang bersifat horizontal (hubungan sesama masyarakat) dengan mata pencaharian sebagai nelayan. Sebagai nelayan, mereka menjual hasil tangkapannya di pasar-pasar tradisional dan jika hasil tangkapannya tidak laku, mereka melakukan pertukaran hasil nelayan dengan barang (barter) antarpedagang. Mereka juga melakukan sistim pembagian kerja berdasarkan jenis kelamin, kaum pria (bapak, suami, dan anak laki-laki) berperan sebagai nelayan atau mencari ikan di laut, sedangkan kaum wanita (ibu, istri, dan anak perempuan) bertugas di dapur dan sebagai penjual hasil tangkapan di pasar-pasar. Sementara itu, relasi pasif adalah hubungan proses sosial yang bersifat vertikal (hubungan masyarakat dengan pemerintah). Hal ini mencakup keterbatasan mereka di bidang pendidikan, ekonomi, dan sosial. Mereka sangat membutuhkan perhatian dan bantuan dari pemerintah setempat, tetapi faktanya terjadi kekosongan (vacuum-relation) hingga saat ini.

Keywords


nelayan; strategi dan relasi; masyarakat pesisir

Full Text:

PDF

References


Ali, Zainuddin. 2007. Sosiologi Hukum. Jakarta: Sinar Grafika.

Arwin. 2015. Modernisasi Alat Tangkap dan Kemiskinan Nelayan Pekerja (studi kasus pada komunitas Bajo di Selat Muna Sulawesi Tenggara). Disertasi, Program Studi Sosiologi Universitas Negeri

Makassar.

BPS. 2017. (Online). Tersedia: https://kolutkab.bps.go.id/substat-penduduk.html

Bungin, Burhan. 2011. Penelitian Kualitatif. Edisi Ke-2. Jakarta: PT. Prenada Media Group.

Candra, Irawan. 2018. Universitas Negeri Surabaya. Vol. 5 Nomor. 5 Tahun 2018. Dengan judul “Strategi Bertahan Hidup Petani Cabai Desa Tegalagung Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban”.

Cresswell, John W. 2015. Penelitian Kualitatif dan Desain Riset. Edisi Ke-3. Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

Herdiansyah, Haris. 2010. Metodologi Penelitian Kuantitatif. Jakarta: Salemba Humanika.

Idrus, Abustam dan Irwansyah Idham. 2010. Komunitas Pedesaan, Budaya Kemiskinan dan Pendidikan Orang Dewasa. Makassar:

Badan Penerbit UNM.

Idrus, Abustam, dkk. 2006. Pedoman Praktis Penelitian dan Penulisan Karya Ilmiah. Makassar: Badan Penerbit UNM.

Ismail, M. M. 1998. Bunga Rampai Pemikiran Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Johnson, Doyle Paul. 1986. Teori Sosiologi Klasik dan Modern, jilid I /diindonesiakan oleh Robert M. Z. Lawang. Jakarta: Gramedia.

Martono, N. 2011. Sosiologi Perubahan Sosial (Perspektif Klasik, Modern, Posmodern, dan Poskolonial). Jakarta: Rajawali Pers.

Moleong, L. J. 2001. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Mukramin, Sam’un dan Suardi. 2017. Jurnal Equilibrium Pendidikan Sosiologi Vol. V Mei No. 1 2017, 66-76. Dengan Judul “Interelasi Tradisi-Modernisasi pada Masyarakat Towuti Kabupaten Luwu

Timur”.

Peribadi. 2000. Kedudukan dan Peranan Perempuan Dalam Sistem Kekerabatan Masyarakat Bajo. Tesis Pasca Sarjana. Bogor:IPB. (Online). Tersedia:https://www.s2ppuns12.wordpress.

com/2012/01/03/modernisasi-perikananterhadap-stratifikasi-masyarakat-pesisirsuku-bajo. Diakses 20 Februari 2017.

Rosmawaty. 2013. Strategi Adaptasi Janda Korban Konflik dalam Melangsungkan Kehidupan (Studi Kasus Janda korban konflik di Kecamatan Lage Kabupaten Poso Sulawesi Tengah). Disertasi.

Program Studi Sosiologi Universitas Negeri Makassar.

Sanderson, Stephen K. 2003. Makro Sosiologi: Sebuah Pendekatan Terhadap Realitas Sosial. (Edisi Kedua). Jakarta: Rajawali

Press.

Scott, Jhon. 2013. Sosiologi (The Key Concepts). Terjemahan oleh Tim Penerjemah Labsos FISIP UNSOED. Jakarta: Rajagrafindo

Persada.

Santoso, Agus. 2017. FMIPA Universitas Terbuka Jurnal Matematika, Saint, dan Teknologi, Volume 18, Nomor 1, Maret 2017, 11-27. Dengan judul “Strategi peningkatan resiliensi masyarakat pesisir

terhadap Tekanan sosio-ekologis (studi kasus pesisir kota semarang)”.

Soekanto, Soerjono. 2002. Mengenal Tujuh Tokoh Sosiologi. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Supardan, Dadang. 2011. Pengantar Ilmu Sosial (Sebuah Kajian Pendekatan Struktural). Jakarta: Bumi Aksara.

Suryanegara, Ellen. dkk. 2015. Perubahan Sosial Pada Kehidupan Suku Bajo: Studi Kasus di Kepulauan Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Volume 17 No. 1Juni 2015: 067-078. Jakarta-Bogor: Majalah Globe.

Sztompka, Piotr. 2011. Sosiologi Perubahan Sosial. (Cetakan ke-6) Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Umar, Nasaruddin. 2001. Argumen Kesetaraan jender perspektif Al-Quran. Jakarta: Paramadina.

Uniawati. 2007. Mantra Melaut Suku Bajo:Interpretasi Semiotik Riffaterre. (Online). Tersedia: http://core.ac.uk/download/pdf/11717283.pdf. Diakses 25 Februari 2017.

Veeger M. A. 1985. Realitas Sosial. Jakarta: Gramedia.

Yuliyantho. 2010. William Fielding Ogburn, (diakses dari http://blog.unila.ac.id/young/tokoh-sosiologi/william-fielding-gburn,

pada 22 Maret 2018.




DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v9i1.29

Refbacks

  • There are currently no refbacks.