TUDANG SIPULUNG SEBAGAI MEDIA INTEGRASI MASYARAKAT AMPARITA DI KABUPATEN SIDENRENG RAPPANG, PROVINSI SULAWESI SELATAN

Fatmawati P

Abstract


Tulisan ini mengungkapkan dan menjelaskan tentang tudang sipulung sebagai media integrasi oleh masyarakat di Kelurahan Amparita, Kabupaten Sidenreng Rappang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa pengamatan di lapangan, wawancara mendalam, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tudang sipulung merupakan suatu tradisi penting dan sudah menjadi budaya turun-temurun oleh masyarakat di Kelurahan Amparita, Kabupaten Sidenreng Rappang. Tudang sipulung juga berfungsi sebagai media silaturahmi dan mengakrabkan beberapa kelompok sosial yang ada di Amparita, baik kelompok sosial yang menganut aliran kepercayaan Towani Tolotang, kelompok sosial Tolotang Benteng, maupun kelompok sosial Islam pada umumnya. Dalam pelaksanaan tudang sipulung, ketiga kelompok sosial tersebut berbaur satu sama lain untuk membicarakan hal-hal yang berhubungan dengan masalah pertanian.

Keywords


integrasi; tudang sipulung; media

Full Text:

PDF

References


Ayu Armini, I Gusti. 2013. Toleransi Masyarakat Multi Etnik dan Multi Agama Dalam Organisasi Subak Di Bali. Patanjala, Jurnal Penelitian Sejarah dan Budaya vol. 5 No. 1

Bahri, Syamsul. 2012. Kepercayaan dan Upacara Tradisional Komunitas Adat DiSulawesi Selatan. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Balai Pelestarian Nilai Budaya Makassar.

Coser, Lewi A. 1956.The Functions of Social Conflict. New York : The Free Press.

Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional.1998. Kebijaksanaan Teknis Operasional Direktorat Sejarah Dan Nilai Tradisional. Jakarta: Depdikbud, Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional.

Faisal, 2008.“Aktualisasi Nilai-Nilai Budaya Etnik Mandar dalam Arena Sosial”. Makalah.

Hasanuddin, dkk.2005. Spektrum Sejarah Budaya dan Tradisi Bulukumba. Penerbit: Hasanuddin University Press (LEPHAS).

Koentjaraningrat, 1980. Metode-metode Antropologi dalam Penyelidikan Masyarakat dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Universitas Indonesia.

Koentjaraningrat, 1984. Kebudayaan, Mentalitet dan Pembangunan. Jakarta: Penerbit PT. Gramedia

Koentjaraningrat, 1997. Pengantar Antropologi.

Rineka Cipta. Jakarta

Koentjaranigrat, 2000. Pengantar Ilmu Antropologi. PT. Rineka Cipta. Jakarta

Liliweri, A. 2005. Prasangka Dan Konflik ; Komunikasi Lintas BUdaya Masyarakat Multikultural. LKJS Pelangi Aksara. Yokyakarta.

Manyambeang, Abd. Kadir dkk. 1984. Upacara Tradisional Dalam Kaitannya Dengan Peristiwa Alam dan Kepercayaan. Propinsi

Sulawesi Selatan.Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Mattulada, 1985.Latoa (Suatu Lukisan Analitis Terhadap Antropologi Orang Bugis) Gadjah Mada University Press.

Miles, Mattheu. B dan Huberman, A. Micheal. 1992. Qualitative Data Analysis. Terjemahan Tjetjep Rohidi. Universitas Indonesia. Jakarta

Muhsin.2015. Integrasi Suku Jawa dengan Suku lainnya Di Kecamatan Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar.Skripsi. Universitas Hasanuddin Makassar.

Poerwadarminta, 2007. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta.

Purwanto, Hari. 2000. Kebudayaan dan Lingkungan. Pustaka Pelajar, Jogyakarta.

Prabowo, H. 1996. Pengantar Antropologi. Seri Diktat Kuliah.Gunadarma. Jakarta.

Rachmah dan Makmun Badaruddin, 1979. Sistem Gotong Royong dalam Masyarakat Pedesaan Daerah Sulawesi Selatan. Belum terbit. Proyek IDKD Sulawesi Selatan: Makassar.

Salam, Rahayu. 2014. Assitulkungeng : Bentuk Tolong Menolong dalam Upacara Aqiqah di Pulau Salemo. Jurnal Sejarah dan Budaya.Walasuji.Vol.5 No.2. Makassar.

Sedyawati, Edi. 2014. Kebudayaan Di Nusantara. Peneribit Komunitas Bambu.

Srijanti, dkk.2007. Etika Membangun Masyarakat Islam Modern.

Yogyakarta:Graha Ilmu.

Tang, Machmud. 2002. Nilai-nilai Budaya yang Mendukung Pengelolaan Sumber Dayalaut yang Berkelanjutan di Sulsel. Makalah yang dipresentasikan dalam rangka sosialisasi proyek pengelolaan

Sumber Daya Pesisir dan Laut di Sulsel. Makassar 14 Januari 2002.

Vademicum, 1988. Direktorat Jarahnitra Dirjen Kebudayaan Depdiknas. Jakarta. (http://meyla-isoda.blogspot.com/2011/11/makalah-Integrasi-sosial.html).




DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v9i1.32

Refbacks

  • There are currently no refbacks.