DRUMBLEK, KESENIAN BARANG BEKAS DARI SALATIGA UNTUK DUNIA

Fandy Aprianto Rohman

Abstract


Kesenian drumblek merupakan marching band tradisional yang berasal dari Kota Salatiga. Kesenian ini dipelopori oleh seorang seniman bernama Didik Subiantoro Masruri akibat keterbatasan biaya untuk membeli alat musik marching band dalam rangka memeriahkan acara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia pada tahun 1986. Saat ini, drumblek diterima dengan baik oleh masyarakat Salatiga, bahkan semakin populer dan rutin ditampilkan dalam berbagai acara festival kesenian di Kota Salatiga. Dalam artikel ini dipaparkan mengenai perkembangan kesenian drumblek di Kota Salatiga hingga bentuk penyajiannya. Selanjutnya, hasil penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai bahan kajian mengenai kesenian tradisional bagi masyarakat, khususnya di Salatiga.

Keywords


kesenian; drumblek; Salatiga

Full Text:

PDF

References


Banu, Ponoe. 2003. Kamus Musik. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Handjojo, M.S. 1978. Riwayat Kota Salatiga. Salatiga: Sechan Press.

Isdaryanto, Arif. 2014. “Kesenian Drumblek diDesa Pancuran Salatiga: Kajian Bentuk, Fungsi, dan Perkembangannya Tahun

-2012”. (Skripsi). Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Semarang, Kabupaten Semarang.

Kampoeng Salatiga. 2013. Drumblek dari Salatiga untuk Dunia. Salatiga: Kampoeng Salatiga.

Kartoatmadja. 1995. Hari Jadi Kota Salatiga 24 Juli 750. Salatiga: Pemerintah Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Salatiga.

Kuntowijoyo. 1995. Pengantar Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Yayasan Bentang Budaya.

Kurniawan, Muhammad Edi (34 tahun). 2019. Ketua Paguyuban Drumblek Salatiga. (Wawancara: Salatiga, 15 Januari 2019). Mukaddimah Anggaran Dasar Rumah Tangga

Paguyuban Drumblek Salatiga.

Pemerintah Kota Salatiga. 2016. Barisan Theklek Drumblek Gempar. http://www.kotasalatiga.com/sejarah-baru-drumbleksalatiga. Diakses pada tanggal 26 Februari 2019.

Perwira, Yudha. 2017. “Buku Cerita Bergambar tentang Sejarah dan Keunikan Drumblek sebagai Media Komunikasi Massa”. (Skripsi). Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Komunikasi, Universitas Kristen Satya

Wacana, Kota Salatiga.

Peursen, Van. 1976. Strategi Kebudayaan. Yogyakarta: Penerbit Kanisius.

Salamun, dkk. 2008. Salatiga dalam Lintasan Sejarah. Salatiga: Dinas Pariwisata, Seni, Budaya, dan Olah Raga Kota Salatiga.

Setiadi, Elly. 2007. Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Bandung: Kencana Prenada Media Group.

Soedarsono. 1992. Seni Pertunjukan dan Pariwisata: Rangkuman Esai Tentang Seni Pertunjukan Indonesia dan Pariwisata. Yogyakarta: BP. ISI.

Sujarwa. 2005. Manusia dan Fenomena Budaya: Menuju Perspektif Moralitas Agama. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Supangkat, Eddy. 2007. Salatiga Sketsa Kota Lama, Salatiga: Griya Media.

________. 2014. Drumblek Seni Budaya Asli Salatiga. Salatiga: Kantor Perpustakaan Arsip Daerah Kota Salatiga.

Susanto, Ferry. 2016. “Strategi Pengelolaan Kelompok Musik Perkusi Drumblek Gempar di Salatiga” dalam Jurnal Tata Kelola Seni, Vol. 2, No. 1, Juni 2016.

Sutantyo. 2013. Drumblek dari Salatiga Untuk Dunia. Salatiga: Buksuling.

Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.2017. Drumblek sebagai Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga. http://www.uksw.edu/id.php/info/detail/type/fokus/stamp/1505208867/title/kulonuwunmahasiswa-baru-uksw-gelar-karnaval. Diakses pada tanggal 26 Februari 2019.




DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v10i1.35

Refbacks

  • There are currently no refbacks.