REVOLUSI HIJAU PADA PERUBAHAN SOSIAL KOMUNITAS TANI (Studi Alat Produksi di Desa Tebongeano, Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara)

Sam'un Mukramin, Sudarsono Sudarsono

Abstract


Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif untuk memperoleh gambaran secara mendalam tentang komunitas petani dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Informan dipilih secara purposive sampling dengan beberapa kriteria yang telah ditentukan oleh peneliti, yakni kepala desa, ketua pertanian, dan enam orang dari komunitas petani yang ada di Desa Tebongeano, Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara. Teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara (interview), dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan sosial komunitas petani dan dampaknya terhadap budaya pada komunitas petani di Desa Tebongeano, Kec. Lambai, Kab. Kolaka Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sosial kehidupan komunitas petani banyak mengalami dinamisasi. Perubahan tersebut disebabkan oleh berbagai persoalan yang timbul dari luar yang memengaruhi pola perilaku dan tindakan sosial masyarakat petani; pergeseran nilai gotong royong masyarakat petani dalam kehidupan sosial digantikan oleh sistem upah; dan masuknya berbagai perangkat teknologi pertanian yang mengubah kehidupan masyarakat petani. Adapun dampak perubahan sosial terhadap budaya pada komunitas petani di Desa Tebongeano, Kecamatan Lambai, Kabupaten Kolaka Utara adalah adanya pergeseran budaya sedikit demi sedikit sebagai akibat dari keberadaan teknologi yang semakin berkembang, sehingga penduduk desa memaksa diri untuk menyesuaikan dengan keterbatasan pengetahuan dan ekonomi.

Keywords


perubahan sosial; dampak dinamisasi; komunitas petani

Full Text:

PDF

References


Arikunto, Suharsimi. (2002). Prosedur Penelitian suatu Pendekatan Praktis. Jakarta: Bina Aksara.

Hartono. (2007). Kebudayaan Suku Bangsa Donggo di Bima Nusa Tenggara Barat. Jurnal Penelitian Sejarah dan Nilai-Nilai Tradisional. Direktorat Jendral Kerjasama BPSNT Bali, NTB dan NTT, dari Dewi Makmur.

Hardjosentono, et al. (1996) Mesin-Mesin Pertanian. Jakarta: Bumi Aksara

Harry Pearson Smith-Lambert Henry Wilkes (1990), Mesin dan Peralatan Usaha Tani. Gadja Mada Universitas Yogyakarta.

Maran, Cafee Raga (2000). Manusia dan Kebudayaan dalam Persfektif Ilmu Budaya Dasar. Jakarta:Rhineka Cipta

Moleong, Lexy J. (1996). Metodelogi Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosda Karya.

Narwoko J. Dwi, Suyanto Bangong. (2011). Sosiologi Teks Pengantar dan Penerapan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Pelly, Usman. (1994). Teori-Teori Sosial Budaya. Jakarta: Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan dan

kebudayaan.

Piotr Sztompka. (2004). Sosiologi Perubahan Sosial. Jakarta: penerbit predana

Seirama, Koentjaraningrat, (1964), Setangkai Bunga Sosiologi. Jakarta: Yayasan Tubuh Penerbit Fakultas Ekonomi Kampus

Indonesia.

Supardi. (2011).Dasar-Dasar Ilmu Sosial, Yogyakarta: Penerbit Ombak.

Soekanto, Surjono. (2013). Sosiologi suatu Pengantar. PT. RajaGrafindo Persada

-----------------------. (2009). Penelitian Kualitatif, Jakarta: Kencana Prenada Media

-----------------------. (2012). Sosiologi suatu Pengantar, Jakarta: Raja wali pers Group.

Soekartawi,et al.(1986). Ilmu Usaha Tani dan Penelitian untuk Pengembangan Petani Kecil. Jakarta: UI Pres.

Sudarno, Wirahandoyo. (2002). Perubahan Sosial. Yogjakarta: PT. Triawacana

Sugioyono.(2017). Metode Penelitian. Bandung: penerbit Alfabeta.

Soetriono, Ani Suwandari, Rijanto. (2006). Pengantar Ilmu Pertanian. Malang: Bayumedia.




DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v10i1.38

Refbacks

  • There are currently no refbacks.