KECANDUAN ONLINE ANAK USIA DINI

Dwi Surti Junida

Abstract


Dalam tulisan ini, peneliti menggali lebih mendalam tentang tata cara mendidik anak usia dini di era digital. Bagaimana agen pendidik, seperti keluarga, mampu meyaring budaya online dalam membentuk nilai-nilai positif saat mengakses internet? Kenapa harus di usia dini? Di usia dini secara alami akan terbentuk karakter manusia untuk menghadapi tantangan hidup ke depan, sehingga seorang anak sudah siap menghadapi berbagai tantangan dunia ketika mulai dewasa. Peneliti menggunakan metode observasi partisipan dengan ikut terlibat dalam aktifitas bermain dengan informan, yaitu anak-anak usia dini; dan menggunakan wawancara mendalam kepada seorang ibu yang anaknya dekat dengan gadget. Berdasarkan hasil penelitian, telah ditemukan beberapa kasus yang berbeda dari tiap kecanduan internet di kalangan anak usia dini dalam membentuk budaya online. Kasus pertama menimbulkan masalah psikologi seorang anak yang temperamental ke orang lain/teman-teman bermainnya, sedangkan kasus anak kedua justru sebaliknya. Sikap anak pada kasus kedua lebih menutup diri dari orang di sekitarnya dan kurang percaya diri karena tidak terbiasa bersosialisasi dengan orang lain/lingkungannya. Di kasus terakhir, anak mengalami gangguan kesehatan mata karena keseringan mengakses smartphone. Selain itu, peneliti memaparkan pula upaya orang tua mereka dalam menyaring dampak negatif penggunaan internet bagi anaknya.

Keywords


anak usia dini; era digital; budaya online

Full Text:

PDF

References


Abdullah, Irwan, 2010. Kontruksi dan Reproduksi Kebudayaan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Alam, N R, 2012. Model Pendidikan anak Pada Orang Wolio di Kota Bau-bau. Makassar: De la Macca.

Butterick, Keith. 2013. Pengantar Public Relation:Teori dan Praktek (Terj: Nurul Hasfi). Jakarta: RajaGrafindo Persada.

Depdiknas,Pengembangan Kemampuan Motorik Kasar Anak Melalui Kegiatan Senam Ceria, Jakarta, 2015

Firdausi, N.B. (2010). Pengaruh Permainan Deskriptif Terhadap Peningkatan Kemampuan Berbahasa Anak Usia Dini Di Taman Kanak-Kanak Islam Qalbin Salim Makassar (The Influnce Of Descriptive Game On the Improvement Of Early Childhoods Languange Ability In Islamic Qalbin Salim Kindergarden). Program Studi Administrasi Pendidikan Kekhususan Pendidikan Anak Usia

Dini. Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Makassar.

https://news.detik.com/berita/3198716/kemendikbud-15-game-ini-berbahayabagi-anak. Diakses 10 Maret 2018.

https://www.liputan6.com/tekno/read/3265060/kemendikbud-laranganak-anak-main-gim-mobile-legends. Diakses 10 April 2018.

https://tekno.kompas.com/read/2018/12/24/11070077/jumlahpemain-pubg-mobile-sudah-samaifortnite.Ditulis oleh Yudha Pratomo dan

editor Oik Yusuf. Diakses Januari 2019.

Iriani. 2012. Sistem Pendidikan Anak Pada Orang Wolio di Kota Bau-bau. Makassar: De La Macca

Junida, Dwi Surti. 2016. Membedah Paud dengan Pisau Budaya.Cetakan pertama. Makassar: MIB Indonesia.

------------------------. 2016. Pola Pendidikan Anaka Usia Dini (PAUD) di TK Walbim Salim Kota Makassar. Tugas akhir untuk

meraih gelar Magister di Pascasarja Universitas Hasanuddin: Makassar.

-----------------------. 2017. Penyerbukan Budaya Dalam Pendidikan Karakter, Koran Harian Fajar, Makassar, 11 Maret 2017.

------------------------ 2017. Pendidikan Pra- Sekolah, Koran Tribun Timur, Makassar, 29 Februari 2016.

----------------------. 2017. Awas & Awasi Bullying, Koran Harian Fajar, Makassar, 25 Juli 2017.

Keesing, MR. 1999. Antropologi Budaya (Suatu Perspektif Kontemporer). Edisi Kedua, Jilid I. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Kneller, F.G. (1989). Antropologi Pendidikan, Suatu Pengantar. University of California, Los Angeles. Penerjemah Imran Manan Ph.D.

Koentjaraningrat. (2003). Pengantar Antropologi I. Jakarta : Rineka Cipta.

Mulyana. 2013.Kiat-kiat Khusus Membangun Keluarga Sejahtera. Jakarta: BKKBN Pusat.

Nina Armando, Mutmainnah. 2016. Mendidikan Anak di Era Digital.Di akses tanggal 03/04/2018. https://webicdn.com/sdirmember/20/19631/produk/Nina%20Armando%20%20Media%20LI%20Oktober%202016%20rev.pdf.

Nuryanti, Lusi. Development Child’s Gross Motor Skills Through Cheerful Calisthenics. Pengembangan Kemampuan Motorik

Kasar Anak Melalui Kegiatan Senam Ceria, Jurnal Ilmu Pendidikan. Jakarta:volume 5. 2015.

Panji, Aditya. 2014. Hasil Survei Pemakaian Internet Remaja Indonesia. http://tekno. kompas. com/read/2014/02/19/1623250/Hasil. Survei. Pemakaian. Internet. Remaja. Indonesia. Diakses 10 April 2018.

Tilaar, H.A.R. (1999). Pendidikan, Kebudayaan, dan Masyarakat Madani Indonesia.Bandung: P.T. Remaja Rosda Karya.




DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v10i1.39

Refbacks

  • There are currently no refbacks.