MODAL SOSIAL PADA MASYARAKAT MULTIETNIK DI DESA TOMMO, MAMUJU TENGAH

Abdul Rahman

Abstract


Permasalahan pokok yang dikaji adalah modal sosial dapat menjadi perekat pada masyarakat multietnik sehingga dapat hidup secara harmonis di Desa Tommo, Mamuju Tengah. Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan elemen-elemen modal sosial yang menjadi faktor pendukung terwujudnya kehidupan yang harmonis antarsuku dan agama di Desa Tommo. Metode yang digunakan ialah pengamatan langsung, wawancara mendalam, dan kajian pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial yang ada pada masyarakat Desa Tommo yang mendukung terwujudnya pola hubungan sosial yang harmonis ialah gotong royong, kepercayaan, kohesifitas, dan kearifan lokal yang masing-masing ada pada kelompok suku.

Keywords


Modal Sosial; Masyarakat Multietnik; Harmoni Sosial

Full Text:

PDF

References


Akhmar, A.M. dan Syarifuddin. 2007. Mengungkap Kearifan Lingkungan Sulawesi Selatan. Makassar: Masagena Press.

Colletta, N. J. dan Michelle, L. C. 2000. Violent Conflict and the Transformation of Social Capital, Lesson from Cambodia, Ruanda, Guetamala and Somalia. Washington: The World Bank.

Hartinah, S. 2009. Konsep Dasar Bimbingan Kelompok. Bandung:PT. Refika Aditama.

Hendry, A.E. 2013. Integrasi Sosial Dalam Masyarakat Multietnik. Jurnal Walisongo, Vol. 21, No.1, Mei 2013.

Ibrahim, A. 2003. Sulesana: Kumpulan Esai Tentang Demokrasi Dan Kearifan Lokal. Makassar: LEPHAS.

Iskandar, J dan Budiawati, S. I. 2010. Agroekosistem Orang Sunda. Bandung: Kiblat.

Ismawan, B. “Partisipasi dan Dimensi Keswadayaan Pengalaman LSM Membangun Keswadayaan Masyarakat”. Dalam Jurnal Ekonomi Rakyat Online. Th.II-No. 3- Mei 2003. http://www.ekonomirakyat.org/edisi_15/artikel_5.htm.

Jumhari. 2015. Integrasi Sosial antara Penduduk Lokal dan Pendatang di Kota Bengkulu Dalam Perspektif Sejarah. Jurnal

Patrawidya Vol.16, No. 1, Maret 2015. Jusetli, S. 2015. “Integrasi Sosial di Desa Tommo”. Skripsi Program Studi Pendidikan Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Makassar.

Kartohadikoesoemo, S. 1984. Desa. Jakarta: Balai Pustaka.

Koentjaraningrat. 2015. Kebudayaan, Mentalitet dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.

Kusumastuti, A. 2015. “Modal Sosial Dan Mekanisme Adaptasi Masyarakat Pedesaan Dalam Pengelolaan Dan Pembangunan

Infrastruktur”. Masyarakat: Jurnal Sosiologi, Vol. 20, No.1, Januari

Manda, D. 2012. Harmoni Sosial Komunitas Lokal. Makassar: Indo Publishing.

Naris, N.A. 2014. “Pranata Subak di Desa Tommo Kabupaten Mamuju”. Skripsi Departemen Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial dan

Ilmu Politik, Universitas Hasanuddin.

Nasdian, F.T. 2015. Pengembangan Masyarakat. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.

Pahmi, Sy. 2010. Perspektif Baru Antropologi Perdesaan. Jakarta: Galang Press.

Pranadji, T. “Penguatan Modal Sosial Untuk Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Dalam Pengelolaan Agroeksistem Lahan

Kering”. Jurnal Agroekonomi, Volume 24 No.2, Oktober 2006.

Raga, G dan I Wayan, M. 2013. “Modal Sosial Dalam Pengintegrasian Masyarakat Multietnis Pada Masyarakat Desa Pakraman Di Bali”. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, Volume 2 No.2, Oktober 2013.

Ranjabar, J. 2013. Sistem Sosial Budaya Indonesia. Bandung: Alfabeta.

Riyadi, A.F. 2014. Kearifan Tradisi. Makassar: Lentera Publishing.

Rustanto, B. 2015. Masyarakat Multikultur di Indonesia. Bandung: Rosda.

Salman, D. 2012. Sosiologi Desa: Revolusi Senyap dan Tarian Kompleksitas. Makassar: Ininnawa.

Soetomo. 2014. Kesejahteraan dan Upaya Mewujudkannya dalam Perspektif Masyarakat Lokal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Soeharto, E. “Modal Sosial dan Kebijakan Publik”. Makalah, tanpa tahun.

Sulastri, N. 2011. “Migran Jawa di Mamuju 1981-2006”. Skripsi Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas

Negeri Makassar.

Suyitno, I. 2009. “Agresivitas Kolektif Pada Mahasiswa”. Jurnal Humanis, Volume 7 No.1, April 2009.

Wulandari, S. 2014. “Kelompok Arisan Sayang Bone 1997-2013”. Jurnal Attoriolong, Volume IX No.2, Oktober 2013.

Yuliati, Y dan Mangku, P. 2003. Sosiologi Pedesaan. Yogyakarta: Lappera Pustaka Utama.

Zubaedi. 2013. Pengembangan Masyarakat: Wacana dan Parktik. Jakarta: Kencana.




DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v9i2.49

Refbacks

  • There are currently no refbacks.