MEWUJUDKAN INTEGRASI NASIONAL MELALUI KEARIFAN LOKAL “PERJANJIAN PERSAHABATAN RAJA-RAJA MASSENREMPULU”

Cahaya Daeng Bulan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan peristiwa terjadinya perjanjian persahabatan raja-raja Massenrempulu dengan kerajaan-kerajaan lain yang ada di Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan metode sejarah berdasarkan persfektif sejarah dengan beberapa langkah yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil kajian menunjukkan bahwa perebutan kekuasaan/hegemoni diantara kerajaan-kerajaan lokal tersebut maka, kultur politik kerajaan lokal pada saat itu adalah membentuk/menjalin persekutuan, sehingga dalam kesejarahan Sulawesi Selatan dikenal banyak konfederasi kerajaan lokal yang didasari oleh perjanjian persahabatan yang dilakukan. Dan sangat cocok untuk dijadikan acuan dalam mempertahankan integrasi nasional.

Keywords


integrasi nasional; kearifan lokal; perjanjian persahabatan

Full Text:

PDF

References


A.Pangerang, Rimba Alam. 2009. Sejarah Singkat Kerajaan di Sulawesi Selatan. Makassar: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulawesi Selatan.

Ambo Wellang Tanri Bali . 2012. Artikel : Erotic Mountain, Bambapuang Enrekang . Jejak batelimanna ambowellang tanribali. Diunduh tgl 21 Maret 2018.

Ashari, gunawan. 2014. Artikel : Riwayat Raja Bone III La Saliyu Karempalua. http://sangsejarawan. blogspot. co.id. Diunduh

tgl 21 Maret 2018.

Asmin, Muh. 2013. Sejarah dari Nenek Moyang Orang Massenrempulu, Luwu’ dan penduduk di Sulawesi Selatan sampai pada Kedatuan Luwu. https://www.scribd.com.diunduh tanggal 08

Desember 2018.

Gunawan, Ketut dkk., 2011. Jurnal : Manajemen Konflik Atasi Dampak Masyarakat Multikultural di Indonesia. Jurnal Mitra Ekonomi dan Manajemen Bisnis Vol.2 No.2 ISSN 2087-1090.

Helfi. 2017. Dampak Globalisasi di Bidang Ekonomi, Politik dan Pendidikan. https://guruppkn.com.Diunduh 21Maret 2018

Kanumoyoso, Bondan. 2017. Metode Sejarah Lokal. Jakarta: Kemendikbud, Direktorat Sejarah.

Katalog BPS. 2014. Statistik Kriminal 2014.Jakarta: BPS

Manuputty, David. G. 2015. Refleksi Budaya Dalam Onomastika Di Sulawesi Selatan (Cultural Reflection of Onomastic in South Sulawesi) : Jurnal Sawerigading Volume 21 No.3.

Sartini, Ni wayan. 2009. Menggali Nilai Kearifan Lokal Budaya Jawa Lewat Ungkapan. Jurnal Bahasa dan Sastra Universitas Sumatera Utara.

Palisuri, 1993. Sejarah Pemerintahan Wilayah Kerajaan Enrekang dari Abad XV s/d XX M. Enrekang : Panitia HUT XXXIII Kabupaten Enrekang.

Poelinggomang, Edward L. & Suriadi Mappangara (eds). 2003. Sejarah Sulawesi Selatan, Jilid 1. Makassar: Puslitbang (Pusat Penelitian dan Pengembangan) Provinsi Sulawesi Selatan.

Rostanti, Qommaria. 2017. MPR: Disintegrasi Bangsa Jadi Ancaman Keamanan Nasional. http://www.republika.co.id 13 Maret 2017 : diunduh 22 Maret 2018.

Sitonda, Muhammad Natsir. 2012. Sejarah Massenrempulu Jilid 1. Makassar: Yayasan Pendidikan Muhammad Natsir.

Suhartini. 2009. Kajian Kearifan lokal Masyarakat Dalam Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan. Jurnal Pendidikan Biologi FMIPA Universitas Negeri.

Suroyo, A.M.Djuliati. 2002.Pidato pengukuhan guru besar dalam Ilmu Sejarah: Dalam Integrasi Nasional Dalam Persfektif Sejarah Sebuah Proses yang Belum Selesai. Fakultas Sastra Universitas Diponegoro Semarang.

Tim Penulis Pusaran Indonesia. 2010. Geliat Bumi Massenrempulu. Jakarta: Yayasan Pusaran Indonesia.

Yani, Ahmad. 2018. Dampak Perang Makassar Terhadap Umat Islam Sulawesi Selatan Abad XVII-XVIII M. Jurnal Rihlah Vol. 06 No.1.




DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v9i2.53

Refbacks

  • There are currently no refbacks.