E-GOSSIP: STUDI KASUS BUDAYA GOSIP PENGGUNA WHATSAPP

Dwi Surti Junaida

Abstract


Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan komunikasi virtual para pengguna WhatsApp dan menggambarkan budaya gosip yang muncul dari obrolan di aplikasi WhatsApp. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif melalui teknik observasi partisipan dan wawancara mendalam dalam hal menggali informasi tentang obrolan dalam komunikasi virtual dan penyebab munculnya gosip saat berkomunikasi di WhatsApp. WhatsApp adalah sebuah aplikasi obrolan (chatting) yang memungkinkan menggunakan berbagi pesan, gambar, dan video kepada pengguna lain. Dari hasil penelitian ini ditemukan budaya gosip dari obrolan para penggunanya dinilai positif dan negatif. Unsur positif dari budaya gosip berfungsi sebagai kontrol sosial dan memungkinkan terjadinya distorsi informasi positif. Jika melebihkan informasi dan mengurangi peristiwa yang belum tentu terbukti, kemungkinan sebuah berita berubah menjadi unsur negatif. Oleh sebab itu, WhatsApp menjadi ruang baru dalam budaya gosip melalui interaksi dalam komunikasi virtual antar pengguna WhatsApp.

Keywords


WhatsApp; komunikasi virtual; budaya gosip

Full Text:

PDF

References


Alo, Liliweri. 2003. Dasar-Dasar Komunikasi Antarbudaya, Pustaka Pelajar: Yogyakarta.

Djuarsa, S. Sendjaja. 1994. Teori Komunikasi. Universitas Terbuka.

Flew, Terry. 2001. New Media: An Introduction. UK: Oxford University Press.

Gluckman, Max. Gosip and Scandal, dalam Current Antrhropology, Vol 4 No. 3.

Johana E. Prawitasari. Psikologi Nusantara: Kesanakah Kita Menuju?. Dalam Buletin Psikolog. Volume 14 nomor 1, Juni 2006).

Junida, Dwi Surti. 2017 . GOSSIP : Case Study of People Lane Violin Perumnas Antang Kota Makassar. (The 1 st Dharma Duta Faculty International Seminar on Communication, Tourism, Culture, Law

and Social Science).

Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: RinekaCipta.

Kristanto, Hari. 2010. Facebook Sebagai Media Komunikasi. Skripsi Universitas Sebelas Maret: Surakarta.

Miall, Hugh dkk. 2000. ”Resolusi Damai Konflik Kontemporer”. Jakarta: Rajawali Pers.

Mulyadi. Konflik Sosial Ditinjau dari Segi Struktur dan Fungsi, dalam Jurnal Humaniora Volume XIV, No. 3/2002) hlm 23.

Sanjaya, Ida. Pemanfaatan WhatsApp Messenger sebagai Media Komunikasi pada Remaja Tingkat Akhir. Diakses darihttp://repository.gunadarma.ac.id ),

Santoso, Slamet. 2010. Teori-Teori Psikologi Sosial. Bandung: Refika Aditama.

Saville-Troike, Muriel. 2003. The Ethnography of Communication: an Introduction. Oxford: Blackwell Publishing.

Sri, Narti. 2017. Pemanfaatan Whatsapp Sebagai Media Komunikasi Dosen Dengan Mahasiswa Bimbingan Skripsi (Studi Analisis Deskriptif Pada Mahasiswa Ilmu Komunikasi Bimbingan Skripsi

Universitas Dehasen Bengkulu Tahun 2016). Jurnal Professional FIS UNIVED Vol. 4 No. 1 Juni.

Werner J. Severin, 2001. Teori Komunikasi: Sejarah, Metode, dan Terapan di dalam Media Massa. Jakarta: Kencana.

Zarella dalam Aditya, R.. 2015. Pengaruh Media Sosial Instagram terhadap Minat Fotografi Pada Komunitas Fotografi Pekanbaru. Jurnal Fisip edisi ke-2.




DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v9i2.59

Refbacks

  • There are currently no refbacks.