SEMANA SANTA, TRADISI PASKAH UMAT KATOLIK DI LARANTUKA, FLORES TIMUR, NUSA TENGGARA TIMUR

Mulyati Mulyati

Abstract


Semana Santa atau Hari Bae adalah ritual perayaan Pekan Suci Paskah yang dilakukan selama tujuh hari berturut-turut oleh umat Katolik di Larantuka. Artikel ini akan membahas beberapa hal penting terkait dengan Semana Santa, yaitu sejarah perayaan Semana Santa di Larantuka, garis besar pekan Semana Santa dan ritus- ritusnya, serta tempat-tempat kerohanian di Larantuka yang berkaitan dengan Semana Santa, dengan terlebih dahulu menyinggung sedikit tentang Kabupaten Flores Timur. Selanjutnya, artikel ini akan berusaha untuk memberikan penafsiran mengenai proses inkulturasi budaya dalam peristiwa tersebut. Adapun penelitian ini menggunakan teknik analisa kualitatif, yaitu analisa yang didasarkan pada hubungan sebab-akibat dari fenomena historis pada cakupan waktu dan tempat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Semana Santa merupakan kebanggaan bagi umat Katolik secara keseluruhan di Larantuka. Prosesi Semana Santa di Larantuka telah mengalami inkulturasi antara kepercayaan masyarakat lokal, ajaran gereja, dan tradisi yang dibawa oleh Portugis. Meskipun demikian, perubahan yang muncul tidak dipermasalahkan, tetapi justru dianggap sebagai hal yang memperkaya tradisi Semana Santa itu sendiri.


Keywords


tradisi; Semana Santa; Larantuka; Flores

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v10i2.6

Refbacks

  • There are currently no refbacks.