ADMINISTRASI PEMERINTAHAN GEMEENTE DI SALATIGA TAHUN 1917-1942

Fandy Aprianto Rohman

Abstract


Salatiga memang penuh dinamika karena pemerintah Hindia-Belanda seakan-akan tak mau berhenti menatanya. Salatiga lantas ditetapkan sebagai stadsgemeente oleh Gubernur Jenderal Johan Paul van Limburg Stirum melalui Staatsblad No. 266 tanggal 25 Juni 1917, yang kemudian meningkat menjadi gemeente pada tahun 1926. Adapun permasalahan pokok dalam penelitian ini adalah administrasi pemerintah gemeente di Salatiga, hingga pembangunan infrastuktur yang dilakukan oleh pemerintah Hindia-Belanda untuk mengubah citra Salatiga menjadi kota kolonial dalam kurun waktu sejak tahun 1917 sampai dengan 1942. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sejarah kritis yang terdiri dari empat tahap, yaitu heuristik, kritik sumber (verifikasi), interprestasi, dan historiografi. Berdasarkan kajian yang dilakukan, de Gemeente Salatiga dipimpin oleh seorang burgermeester (wali kota) yang dibantu oleh gemeenteraad (dewan kota), sedangkan sumber daya ekonomi pemerintah Hindia-Belanda diperoleh melalui pendapatan dari berbagai pajak. Fasilitas dan infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah Hindia-Belanda meliputi fasilitas perkantoran, gedung-gedung pemerintahan, sekolah-sekolah, dan kawasan permukiman penduduk.


Keywords


kolonial; gemeente; Salatiga

References


ANRI, Staatsblad No. 266 tanggal 25 Juni 1917.

ANRI, Staatsblad No. 35 tanggal 13 Februari 1895.

Darmiati, et al. 1999. Otonomi Daerah di Hindia Belanda (1903-1940). Jakarta: CV. Sejahtera.

De Locomotief, 1919.

Fotografi. Het Zwembad van Kalitaman te Salatiga, Midden-Java, 1928. Tropenmuseum.

Gottschalk, Louis. 2006. Mengerti Sejarah. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Hadi, Sutrisno. 1998. Metodologi Riset. Yogyakarta: Andi Offset.

Handjojo, M.S. 1978. Riwayat Kota Salatiga. Salatiga: Sechan Press.

Harnoko, Darto. 2013. Pembangunan Infrastruktur Salatiga Pada Masa Gemeente Awal Abad XX. Patra Widya 14 (1), hlm. 75-98.

Jamie, James. 2011. Rimbaud in Java. Singapore: Didiet Miller Pte. Ltd.

Kartoatmadja, et al. 1995. Hari Jadi Kota Salatiga 24 Juli 750. Salatiga: Pemerintah Daerah Kotamadya Daerah Tingkat II Salatiga.

Kartodirdjo, Sartono, et al. 1977. Memori Serah Jabatan 1921-1930 (Jawa Tengah). Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Karyono. 2005. Kota Salatiga: Studi Tentang Pengembangan Kota Kolonial 1917-1942. Paramita: Jurnal Pengembangan Sejarah 15 (1), hlm. 20-35.

Kuntowidjojo. 1994. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

________. 2008. Penjelasan Sejarah. Yogyakarta: Tiara Wacana.

Maharani, Lutvia. 2009. Pengambilalihan Kota Salatiga dari Kekuasaan Belanda ke Pemerintah Republik Indonesia Tahun 1945-1950. Skripsi. Semarang: Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang.

Makkelo, Ilham Daeng. 2017. Sejarah Perkotaan: Sebuah Tinjauan Historiografis dan Tematis. Lensa Budaya: Journal of Cultural Sciences 12 (2), hlm. 83-101.

Monks, F.J. 2001. Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Mustika, Pradipta Pandu dan Bitta Pigawati. 2014. Kajian Arah dan Perkembangan Kota Salatiga. Geoplanning 1 (1), hlm. 1-12.

Myengkyo, Seo. 2013. State Management of Religion in Indonesia. New York: Routledge Religion in Contemporary Asia Series.

Oemar, Mohammad, et al. 1978. Sejarah Daerah Jawa Tengah. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Prakosa, Abel Jatayu. 2017. Diskriminasi Rasial di Kota Kolonial: Salatiga 1917-1942. Semarang: Sinar Hidoep.

Prayogo, Aprian. 2017. Sejarah Salatiga (Dari Kota Militer Hingga Kota Pengepul Hasil Bumi Tahun 1746-1917. Skripsi. Yogyakarta: Fakultas Sastra Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Purnomo, Daru, et al. 2015. Kajian Pemekaran Kota Salatiga. Salatiga: Pusat Kajian Kependudukan dan Permukiman Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi Universitas Kristen Satya Wacana.

Santosa, Iwan dan Jean Rocher. 2013. Sejarah Kecil Indonesia-Perancis 1800-2000. Jakarta: PT. Kompas Media Nusantara.

Santoso, Jo. 2006. Menyiasati Kota Tanpa Warga. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia dan Centropolis.

Supangkat, Eddy. 2012. Salatiga Sketsa Kota Lama. Salatiga: Griya Media.

________. 2015. New Galeria Salatiga. Salatiga: Griya Media.

Syamsudin, Helius. 2007. Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Tjahjono, Baskoro Daru. 2011. Mencari Identitas Kota Salatiga: Nuansa Kolonial di Antara Bangunan Modern. Berkala Arkeologi Sangkhakala 14 (2), hlm. 197-211.

Wawancara. Agustinus Darto Harnoko. Yogyakarta, 14 Januari 2019.

Widya, Y.C. 1979. Perkembangan Fungsi Kota Salatiga dalam Abad XX. Salatiga: UKSW.

Wiratama, Danang Adi. 2018. Perancangan Identitas Visual Kota Salatiga Sebagai Kota Multikultur dan Toleran. ARS: Jurnal Seni Rupa dan Desain 21 (3), hlm. 1-17.

Wuryani. 2008. Salatiga dalam Lintasan Sejarah. Salatiga: Dinas Pariwisata, Seni, dan Budaya.




DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v11i1.64

Refbacks

  • There are currently no refbacks.