MAKNA SIMBOL UPACARA MAMMANUSANG LOPI-LOPI OLEH MASYARAKAT MANDAR DI KABUPATEN POLMAN, PROVINSI SULAWESI BARAT

Abdul Hafid

Abstract


Upacara mammanusang lopi-lopi merupakan tradisi ritual atau budaya lokal yang mencerminkan karakter dan jati diri masyarakat pendukungnya, khususnya masyarakat di Desa Padang Timur, Kabupaten Polman, Provinsi Sulawesi Barat. Upacara mammanusang lopi-lopi berarti menghanyutkan perahu-perahu di sungai atau di laut dengan membawa sesajian yang dibuat beramai-ramai oleh masyarakat Padang Timur. Upacara tersebut berfungsi untuk menyucikan kampung dan menolak bala agar tehindar dari bencana alam dan wabah
penyakit. Tulisan ini bertujuan untuk menggambarkan prosesi pelaksanaan upacara mammanusang lopi-lopi dan menggali makna simbolis yang terkandung dalam setiap tahap pelaksanaannya. Upacara mammanusang lopi-lopi dilaksanakan pada bulan syawal dan dipimpin oleh salah seorang dukun (sando banua). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah pengamatan, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa upacara mammanusang lopi-lopi mengandung makna simbolik bahwa segala bencana dan wabah penyakit yang akan menimpa masyarakat Padang Timur hanyut dan hilang terbawa arus air. Kemudian, perahu-perahu tersebut dimaknai sebagai bahtera yang membawa masyarakat
ke tempat yang sejahtera, selamat, dan sentosa.


Keywords


makna simbol; mammanusang lopi-lopi; sando banua

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v7i1.91

Refbacks

  • There are currently no refbacks.