RESIPROSITAS, PASAR, DAN PATRONASE: SKETSA POLA INTERAKSI PELAKU USAHA DI KEPULAUAN NUSA UTARA (1970-2010)

Hendri Gunawan

Abstract


Tulisan ini bertujuan menggambarkan sebuah proses silang budaya yang membentuk, tidak hanya sebuah jejaring sosial tetapi membentuk pengalaman kebersamaan di antara warga etnis pendukung kebudayaan yang berbeda. Lokasi penelitian ini difokuskan pada daerah Kabupaten Sitaro atau Siau-Tagulandang-Biaro. Data kualitatif yang dikumpulkan berupa dokumen di kantor pemerintah Kabupaten di Ondong, juga dilakukan pengamatan di pasar Ondong untuk melihat pola resiprositas dan sekaligus sistem pasar. Wawancara dipusatkan pada informan pangkal di Kota Ulu dan di pasar Ondong. Sebagai bahan perbandingan, dilakukan wawancara secara mendalam dengan dua pengusaha di Tagulandang, pengusaha yang mewakili kelompok peralihan dari pola resiprositas ke patronase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap “anak dagang” yang ada, sebagian besar pernah bekerja sebagai pembantu di rumah, kemudian di toko “Induk Semang”-nya
pada masa muda mereka. Sehingga, dapat diketahui bahwa mereka pernah memperoleh pendidikan informal dalam bidang bisnis.


Keywords


resiprositas; silang budaya; pelaku pasar; patronase

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.36869/wjsb.v7i1.95

Refbacks

  • There are currently no refbacks.